Showing posts with label timnas al-azhar. Show all posts
Showing posts with label timnas al-azhar. Show all posts

Saturday, January 21, 2012

"Sebuah Cerita Dibalik Piala (Part 2)"

Hattrick Futsal, Bekasi, 28 Desember 2011


FT Al-Azhar KP 2-3 SMPN 29...


Yak, ini pertama kalinya di musim 2011/2012, timnas al-azhar gagal melaju ke partai final di sebuah turnamen.. Kecewa memang. Jujur aja gua berharap bisa meraih trophy kelima di turnamen yang diselenggarakan oleh PSSI regional Bekasi ini. Tapi mungkin emang udah rencana yang di atas kali ya, kita emang udah disuruh buat liburan. Dan akhirnya, langkah timnas al-azhar berhenti di babak 16 besar. Hmm.. Ga seperti dulu, kita ga butuh waktu yang lama buat kembali tertawa setelah mengalami kekalahan.. Semakin banyak pengalaman, semakin kita tumbuh dewasa, rasanya semakin mudah bagi kita buat menerima keapesan dengan hati yang besar..

Pertandingan itu sendiri berjalan dengan super ketat. Kaki kaki jail berseliweran setiap gua dan pemain lainnya megang bola. Menjadi hal yang sangat langka bagi kami buat dapet kesempatan nyeplosin si kulit bundar melewati garis gawang mereka. Gocekan yang biasa jadi senjata andalan @swandanirezaa dan @Marambooo terlihat masih kesulitan untuk menembus pertahanan mereka. Tendangan dari jarak 20 meter dari @RNalfi pun hanya mampu menggetarkan tiang gawang mereka........ * terlalu mubazir buat gak di publikasikan :D* Keras memang, tapi belum menjurus kasar alhamdulillahnya... Dan akhirnya wasit meniup peluit tanda berahkirnya pertandingan tersebut dengan skor 3-2 untuk kemenangan SMPN 29.. Yah.. Pait memang, tapi ya mau gimana lagi, nasi itu sudah menjadi bubur sodara sodara...
"Ternyata, di atas langit, masih ada langit.." - Pak Ponco - 
"Kita menang bersama-sama, sudah seharusnya pula kita kalah bersama-sama.." - Bambang Pamungkas -
Setelah itu, gak lupa kita saling bersalaman sebagai tanda sportifitas, dan langsung ngacir ke locker room pribadi (baca: mesjid) untuk sejenak beristirahat, sekaligus melupakan kekalahan yang baru saja terjadi tadi. Seperti yang udah gua bilang di atas tadi, ga butuh waktu yang lama bagi kami untuk ketawa lagi setelah mengalami kekalahan yang cukup miris tadi. Di mesjid, kita ngaso ngaso dulu, sambil makan ketoprak seharga 5000 rupiah yang dibeli di seberang mesjid.. Yah, walaupun cuman ketoprak, kebersamaannya lah yang bikin nih makanan berasa makanan hotel bintang 5~ Hmm.. :D

Okeh kita pulang ke sekolah tercinta, SMPI Al-Azhar Kemang Pratama, menggunakan angkot pribadi dengan supir yang berumur sekitar 60 tahun, dengan tangan full tattoo dan sedikit piercing di telinga, serem abisss.... Di perjalanan pulang, ga seperti anak anak abg lainnya yang masih di buat galau karena udah seminggu ga nyemil di sushi-tei, temen seperjuangan gua di timnas al-azhar ini rupanya sudah gede gede yah.. Disaat teman teman sebayanya cuma bisa menonton, mereka sudah bisa setidaknya membuka pandangannya.. Membuka pandangan terhadap kemajuan bangsa sendiri, terutama di cabang sepakbola yang kebetulan sama sama kita semua sukai. Lihat sini deh kalo mau tau gambaran kecil tentang seberapa carut marutnya negara kita saat ini... Yah moga moga aja 10-15 tahun kedepan, disaat orang lain masih berharap, kita sudah bisa berbuat sesuatu untuk negara kita tercinta ini... Aaamin~ ;)

Sampe di Al-Azhar, kita udah berencana buat nobar Sherlock Holmes 2 di mall terdekat dari sini, yak, Bekasi Square. Minus Swandani dan Maramba, kita ketemuan di sana jam 17.30, yang bertepatan dengan waktu tayang film itu sendiri.... Bisa diprediksi, kapan sih anak timnas al-azhar bisa on time..?? Kita baru ngumpul di depan studio jam 17.40.. Kampretnya, Sherlock Holmes 2 sendiri merupakan pelem detektif, yang walaupun nonton sambil melotot dari awal pun ga menjamin ngarti keseluruhan film.. Ditambah kemampuan intelektual anak anak timnas al-azhar yang gak memenuhi statuta FIFA, sampe akhirnya cuman bisa pelanga pelongo di dalem bioskop... Ironis. (-_-")>

Keluar dari bioskop, kita ber-7 jalan turun ke tempat parkir. Ketawa ketawa sendiri, berasa yang punya mall. Walaupun cuma bermodalkan sendal jepit dan duit 25 rebu di dompet masing masing, ga menghalangi hasrat kami buat ngumpul bareng, nonton bioskop, atau sekedar ngetawain orang yang lagi karaokean di tempat terbuka.. Yes, kesederhanaan, apa adanya, dan kebersamaan, merupakan sedikit gambaran kecil tentang tim dengan talenta yang luar biasa ini...

Singkat cerita, keluar dari Bekasi Square, kita nyari tempat makan terdekat buat sekedar mengisi perut yang udah berkecamuk ini.. Akhirnya terpilih lah restoran di sebelah Alibaba Futsal untuk menjadi persinggahan terakhir kami sebelum pulang dan memasuki rumah masing-masing.. Di sana, galau dikit yah, tiba tiba terlintas di pikiran kami, para punggawa timnas al-azhar.. "Gakerasa ye, bentar lagi pisah kita, gua gakebayang gimana rasanya nanti, gua ketemu loe loe pada di sebuah turnamen, dan gua baru sadar kalo hari itu, kita udah gak setim lagi, jadi sedih gua bro.." Gua speechless.. Gatau mau ngomong apa.. Yah, hari itu gua cuma bisa berkata dalam hati... Gua ngerasa sangat beruntung pernah menjadi bagian dari tim ini, timnas al-azhar..

Mungkin, tidak sedikit dari mereka yang mengira dengan banyaknya piala yang berhasil ditorehkan timnas al-azhar membuat semuanya berjalan mulus begitu saja. Dengan banyaknya piala yang terpajang tidak menjamin semua fasilitas itu kita dapatkan dengan mudahnya.. Yah, semuanya gak gratis, semuanya butuh pengorbanan, semuanya butuh perjuangan, semuanya menguras mental dan pikiran, dan tidak banyak dari mereka yang tau tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik ruang ganti timnas al-azhar dan pastinya gak perlu di publikasikan disini.. Huehehe..

Bisa dibilang, di generasi ini, gua adalah salah satu pemain yang paling sering merasakan atmosfer pertandingan bersama timnas al-azhar. Gua udah cukup banyak merasakan pait manisnya berada di tim ini. Gimana paitnya kalah dan merasa sangat bersalah, sampai gimana manisnya juara dan mengangkat 6 gelar juara.. Sumpeknya naik Innova ber-12, sampe harus berebut oksigen didalem mobil dan keluar dalam keadaan megap megap.. Yah, udah bukan hal yang tabu lah.. "Sempit karena badan.. Muat karena teman.." Terlepas dari semua suka duka gua selama berseragam timnas al-azhar, berada di tim ini merupakan salah satu pengalaman terbaik yang tuhan kasih buat gua selama berada di SMP Islam Al-Azhar 8 Kemang Pratama..

Akhirnya, 12 trophy yang berisi 6 gelar juara, 2 gelar runner-up, dan 4 gelar juara 3, telah terpampang di lemari kaca Al-Azhar Kemang Pratama. Dan untuk terakhir kalinya, gua pengen mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas semua pengalaman yang udah tim ini berikan selama ini. Terimakasih untuk seluruh pemain, Pak BegiPak PoncoPak Masril, dan seluruh supporter kami yang sudah menjadikan Alfi Rizky Nugraha menjadi pribadi yang lebih baik lagi, di dalam maupun di luar lapangan.. Yah, beberapa saat lagi, gua bakalan lulus dari SMP Islam Al-Azhar 8 Kemang Pratama (amiiiin...), dan secara otomatis, jersey biru-putih dan abu abu-merah ini akan lengser seiring dengan berjalannya waktu... Tetapi tidak dengan semua memori yang tertanam di kepala dan hati ini..!! Mereka akan tetap melekat disini, dan tidak akan pernah bergeser sedikitpun..!! Selamat menempuh hidup baru, kawan..!! Tetaplah menjadi batu, tetaplah arogan, tetaplah menjadi timnas al-azhar seperti yang kita kenal dulu, dan.... Sampai bertemu di Tim Nasional Indonesia Piala Dunia 2022..!! ;)

Friday, January 20, 2012

"Sebuah Cerita Di Balik Piala (Part 1)"

Senin, 16 Januari 2012...

Hari ini bakal menjadi sejarah.. Yak, timnas al-azhar baru saja selesai menjalani 2 turnamen yang alhamdulillah ditutup dengan gelar juara, di Al-Azhar Rawamangun dan Al-Azhar Sentra Primer. Perjuangan yang yang bisa dibilang sangat berat, mengingat banyaknya tekanan yang membebani gua dan mungkin beberapa pemain timnas al-azhar lainnya yang turut berjuang membela nama baik sekolah jauh di Jakarta sana..

Di mulai dari Al-Azhar Rawamangun...


"Pak gimana menang ga ? Saya nyusul sekarang nih ?"
"Lagi seri 1-1, yaudah kamu kesini aja, untuk kalah atau menangnya, masalah belakangan..."

Begitulah kira kira percakapan gua dan Pak Begi di telepon ketika timnas al-azhar menembus babak 8 besar dan bertemu dengan SMPN 44 Jakarta.. Kenapa gua gaikut ? Hmm.. Untuk masalah itu, mungkin bakalan gua ceritain di lain waktu, kalo inget... Yang jelas hari itu, gua gabisa ikut karena ada satu dan lain hal yang terpaksa harus di prioritaskan untuk kebutuhan gua di masa depan nanti. Akhirnya, bareng Cahyo, gua berangkat naek taksi dari Al-Azhar Kemang Pratama menuju Velodrome Rawamangun, venue tempat berlangsungnya turnamen tersebut..

Di jalan, gua gatenang, berharap timnas al-azhar menang biar perjalanan jauh gua dari Bekasi ke Jakarta ga terbuang sia-sia.. Gua sms Pak Begi, gadibales, makin gatenang.. Gua telfon, gadiangkat, ironis.. Sampai akhirnya, gua dapet sms dari Pak Begi yang bunyinya... "Alhamdulillah menang 3-2 penalti.." Beuh..!! Rasanya tuh kaya membelah atmosfer bumi, meluncur bareng paus akrobatik, dan dilempar ke rasi bintang yang paaaaaaling manis.... #korbaniklan (-_-")> Oke akhirnya gua sampe di velodrome dan mendapati timnas al-azhar berhasil melaju ke semifinal tanpa beknya.. Terharu yah... Bahahahah gak gak becanda~

Selanjutnya, kita relatif gak mengalami banyak masalah sampai ke final dan akhirnya juara.. Mungkin ada sedikit gangguan dari supporter yang sebenarnya sudah sering kita alami berkali-kali sebelumnya, jadi yaaa udah biasa lah.. Untuk pertandingan final, mempertemukan kami dengan SMPN 270 Jakarta yang berakhir dengan skor 2-0 untuk timnas al-azhar.. Gol di cetak oleh @RNalfi dan kapten kita, @BagasLegowo.. Dan seperti biasa, kiper kita, @ramepu menjadi palang pintu luar biasa yang berhasil menghalau tendangan bertubi-tubi dari tim lawan.. Yes, akhirnya, titel ke-5 berhasil kami amankan hari itu... ;)

2 hari kemudian, timnas al-azhar kembali dituntut untuk mempertahankan gelar juara di Spirit 22 cup yang diselenggarakan oleh Al-Azhar Sentra Primer. Sekali lagi, semua itu tidak kami dapatkan dengan mudahnya. Kami tinggalkan pelajaran, sekolahan, dan itu semua cukup bikin keliyengan ketika kita harus kembali lagi ke sekolah dan mencicil semua pelajaran tersebut.. Tapi apapun yang terjadi, hidup adalah pilihan, dan gua udah siap dengan semua konsekuensinya...

Hari pertama, berakhir dengan sedikit kekecewaan karena timnas al-azhar B gagal melaju ke semifinal setelah kalah 2-4 dari SMPN 270 A. Di samping itu, timnas al-azhar A berhasil melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan SMP Muhammadiyah dan Labschool Rawamangun dengan skor.... 9-1 dan 3-0 (w.o).

2 hari berikutnya, tepatnya hari Senin tanggal 16 Januari 2012, timnas al-azhar balik lagi kesana.. Tidak lupa kami sempat di panggil ke istana negara untuk bertemu Bapak kepala sekolah SMP Islam Al-Azhar 9 untuk diberikan sedikit wejangan dan wangsit agar diberkahi di pertandingan nanti. Dan pertandingan semifinal pun dimulai.. Pertandingan di dominasi oleh timnas al-azhar sampai akhirnya wasit meniup peluit tanda berakhirnya  pertandingan dengan skor.... 9-1. *prok prok prok*


Yak, selangkah lagi, kita bawa pulang gelar juara ke-6 yang sekaligus menjadi piala ke-12 selama 3 tahun kami membela timnas al-azhar.. Yak, selangkah lagi, kita tepis semua keraguan yang muncul ketika kami pergi meninggalkan sekolah dan mulai mengenakan seragam kebesaran timnas al-azhar. Saat itu, gua berdoa di akhir sujud, seraya berkata dalam hati.... Ini saatnya kita bungkam semua cibiran mereka, bung..!!

Ga lama kemudian, pertandingan final pun dilangsungkan.. Melawan tuan rumah Al-Azhar 22 Sentra Primer, tadinya kami cukup antusias melihat supporter mereka yang lumayan rame di pertandingan sebelumnya, walaupun pastinya ga se rame Parlanmania ngahahahah..Tapi apa yang terjadi di final berkata lain. Supporter yang tadinya rame ngelilingin lapangan udah pada pulang kayaknya.. Yasudahlah, dengan atau tanpa mereka, tujuan kami cuma satu... Bawa pulang gelar juara. Titik.

Singkat cerita, akhirnya kami berhasil mengangkat trophy untuk ke-6 kalinya setelah mengalahkan Al-Azhar 22 Sentra Primer dengan skor 4-1.. Momen yang terasa spesial ketika gua dan pemain timnas al-azhar lainnya berhasil menutup karier dengan trophy juara, sekaligus mengangkat bareng bareng orang yang paling berjasa dalam perjalanan kami, Pak Bagio Wiroto, atau yang akrabnya kita sapa Pak Begi.. Yeh, perasaan gua cukup seliweran hari itu.. Di satu sisi, gua seneng karena udah mempersembahkan satu lagi gelar buat sekolah gua tercinta. Di sisi lain, kegalauan tiba tiba datang menghampiri dan membuat gua tiba tiba teringat sama kejadian yang gua alami bersama timnas al-azhar selama 3 tahun ini.. Hmm.. Sedikit bernostalgila, gua pengen sedikit membawa kalian ke beberapa minggu yang lalu, tepatnya di tanggal 28 Desember 2011...

To be continued.....

Sunday, November 6, 2011

"Love is Cinta, Life is Kampret"

Di balik awan dan, mendung kelabu... 
Ada terang dan, harapan baru... 
Jangan menyerah, sambut masamu... 
Kau tak sendirian, ku bersamamu...
- Harapan by J-Flow -


Ehm.. Sedikit mencurahkan isi hati.. Memasuki bulan November tahun ini, gua dikeroyok sama beberapa masalah yang dateng bertubi-tubi ngehabeg fisik dan mental gua secara bersamaan. Sebut aja misalnya... Pertama ranking turun.. Pada kasus ini, karir gua di timnas al-azhar kemungkinan besar bakal di pertaruhkan untuk kedepannya~ Kedua mental gua cukup terguncyang berat pas timnas al-azhar kandas di final Milo Cup 2011 di Cilandak Sport Center beberapa waktu yang lalu.. Bakal gua ceritain sebentar lagi. Dan masih banyak lagi masalah masalah lainnya yang udah sukses mencampur adukkan hati gua beberapa hari belakangan ini. Yah, bisa di bilang, Alfi Rizky sedang memasuki titik terendah dalam hidupnya saat ini...


Bicara tentang Milo Cup...
Yak mungkin buat yang hari minggu kemaren nonton timnas al-azhar sampe final ngeliat dengan jelas kesalahan fatal yang gua lakukan hari itu, buat yang gatau, bukan rejeki berarti... Sampe sekarang, gua masih kebayang bayang ama peristiwa nahas tersebut.. Minggu malem abis pertandingan final, gua gabisa tidur, nyesekkk meeen seriusan... Gak sedikit orang yang menyayangkan keputusan gua saat itu. Gua sadar... Gua udah mengecewakan banyak pihak hari itu. Jadi sekali lagi, maafkan diriku sobat~

Tapi okelah, bukankah setiap orang yang berusaha dan bekerja keras pasti bakal melakukan kesalahan ? Bukan bermaksud melepas tanggung jawab, tapi emang begitu kenyataannya huehehe... Setelah melihat keapesan demi keapesan yang menimpa diri gua belakangan ini, seketika itu juga gua berfikir.. Life is so kampret, you know...?!?!

Beberapa hari kemudian, setelah gua pikir lebih dalam, gua menarik kembali kata kata yang muncul di otak gua tadi... Kenapa ? Seketika itu, gua ngeliat lagi ke belakang. Gua inget dukungan luar biasa yang udah diberikan Supporter Al-Azhar Delapan Sembilan
(SUPARLAN) kepada gua dan seluruh punggawa timnas al-azhar. Yak jujur aja, ketika kalian semua meneriakan chant-chant dan dukungan kepada kami, sebagai pemain, baru kali itu gua bener bener ngerasa dihargai... Ga boong yah, batin gua bener bener ngerasa lega hari itu. Ketika gua ngerasain sakitnya kalah, ketika air mata itu harus tumpah, gua baru merasakan bagaimana kekuatan supporter sesungguhnya yang rela menghabiskan suara demi mendukung tim yang mereka bela.. Salut banget daaahh sama kalian!!
*kasih jempol*

Banyak pelajaran yang bisa gua ambil dari turnamen itu. Disamping gua belajar buat lebih berhati hati dalam mengambil keputusan, gua juga diajarin buat ga memandang seseorang dengan sebelah mata. Siapa yang nyangka manusia manusia yang gapernah kenal deket sama gua, gakenal sama pemain timnas al-azhar, dan cuma datang sebagai supporter cadangan berani ngeluarin suara mereka dan ga jaim sama sekali dalam mendukung timnas al-azhar berlaga..? Gamau gua sebut ah, takut memicu konflik lagi hehehe... Yang jelas gua super duper respect sama mereka, terimakasih kawan! *kasih dua jempol*

Adil ga tuh ? Ya gua emang kalah di final.. Ya gua gagal masuk koran... Ya gua terguncyang dengat teramat sangat... Tapi semua itu bisa diimbangi sama hadiah super indah yang tuhan kasih buat gua berupa sekelompok orang luar biasa yang menamakan diri mereka, Supporter Al-Azhar Delapan Sembilan... Ga cuma itu aja, gua punya temen temen, keluarga dan tentu saja pendongkrak mood terjitu yang sedikit banyak menghibur gua dari semua ke-terguncyang-an ini... Jadi, apalagi yang harus gua sesali..?? ;D

Sejak saat itu gua percaya, hidup emang pait kalo kita cuma make satu kacamata buat ngeliatnya, coba deeeh sekali sekali liat pake kacamata orang lain yang lebih gak beruntung dari kita... We'll realize~ Terkadang, pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja cuma jadi pemicu keinginan yang gaada abisnya, be grateful pren... ;)

Yak mungkin segitu aja pengalaman yang bisa gua share di postingan kali ini. Terimakasih banyak buat yang udah baca. Ada kata kata dari Pa Begi yang masih terekam jelas di benak gua setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan Final Milo Cup 2011 di Cilandak Sport Center.... "Semua pemain ingin main di final, tapi tidak semua pemain bisa dapet itu.. Kalian sudah beruntung bisa mendapatkan itu.. Tapi, masih ada yang lebih beruntung dari kalian.." - Bagio Wiroto


Note: Alfi Rizky BELUM HABIS!!! (tambahan dari rekan @febriantohari)




Quote:


"It's just a chapter in the past, don't close the book, just turn the page" - @naninun

Friday, August 26, 2011

"JSFA 2011: The Unknown Stories"


Baru ngeliat nih foto lagi.. Tiba tiba, perasaan galau datang menghampiri.. Kangen coooooy!! Kangen rumput BIS, kangen mandi di STB, kangen GalaNight, kangen semuanya dah.. Tapi tiba tiba, di tengah tengah semua kegalauan tadi, gua jadi dapet inspirasi setelah ngeliat foto diatas. Gua jadi pengen cerita cerita tentang beberapa kejadian di JSFA 2011 dari sudut pandang yang berbeda. Sisi lain dari JSFA 2011 yang mungkin belom banyak dari kalian yang mengetahuinya. Tapi pertama-tama gua pengen minta maaf yang sebesar besarnya buat orang yang mungkin gaterima aibnya gua ceritain disini.. Make nama samaran kok tenang saja huahahaha :D

1. Supri Si Pemain Kontroversial
Berawal dari pertandingan super seru yang mempertemukan AlAzhar U14 vs British International School U14.. Seperti yang kita semua ketahui (lebih lengkapnya disini) Al-Azhar berhasil memenangkan pertandingan tadi dengan skor 1-0.. Malemnya gua lagi buka facebook, ngeliat foto foto pertandingan tadi di fb salah satu anak BIS yang kebetulan udah jadi friend facebook gua. Tiba tiba gua kaget, ada foto si Supri yang di tag sama anak BIS dengan tag "UNREGISTERED!!" Gua panik!! Yak memang Supri ga sempet di daftarin sama Pa Begi karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi.. Salah satunya faktor usia.. Al-Azhar juga sempet dikirimin fax dari BIS yang meminta kita untuk menjelaskan identitas pemain yang satu ini. Yak sejak saat itu Supri gapernah dibawa main lagi.. Tapi alhamdulillah-nya, masalah tersebut ga berlanjut dan kita tetep berhasil Double Winner di akhir musim.. Alhamdulillah~

2. Supri Si Pencuri Bendera Corner
Yak sebenernya kejadian ini terjadi di musim sebelumya. Tapi Supri ini sendiri termasuk pemain Al-Azhar U14 musim ini juga.. Malam itu, selesai GalaNight JSFA 2010 di BIS World Theatre, pemain Al-Azhar U14 udah siap siap buat pulang.. Tapi gua ngeliat gelagat yang tidak biasa dari si Supri, ngendap ngendap gitu kaya mau maling.. Setelah di telaah dengan cermat, ternyata si Supri lagi asik ngambil bendera corner dari lapangan BIS A/B.. "Pri, ngapain lo ?!?!" "Mayan, buat kenang kenangan..." Sepertinya tuh bendera masih disimpen sama yang punya sampe sekarang... Kampung emang muahahaha :D

3. Al-Azhar vs BIS on Facebook
Perseteruan antara Al-Azhar vs BIS ternyata tidak berhenti sampai disitu saja. Malemnya kita sempet beradu argumentasi ama mereka. Di picu dari komentar salah seorang pemain BIS yang berkata "Al-Azhar plays like shit!!!" Karena gaterima, ucapan tadi kita bales dengan grammar super duper ngaco kaya....
"I think Al-Azhar is better than BIS, we've 'proof' it" (proof = genteng?!?!?!)
"That's style, you know what style....." (English grammar Google Terjemahan...)
Ya.. Goblog.... Emang ;D

4. Genderuwo di GalaNight 2011
Yang ini agak sedikit creepy nih~ Waktu itu menunjukkan pukul 22.13... Berlokasi di BIS World Theatre. Kami tanpa sengaja berhasil menangkap sesosok makhluk berbadan besar yang tertangkap kamera saat kami sedang asik berfoto foto di BIS World Theatre.. Sosok ini terlihat sedang berdiri di belakang saya sendiri, Naufal, dan Jaka... Awalnya kami mengira mungkin ini hanyalah halusinasi belaka. Tapi setelah di teliti lagi, ternyata benar... Penampakan tadi merupakan sesosok..... Ahsudahlah kalian bisa lihat sendiri~
P.S: Buat yang takut nanti malem gabisa tidur, gua saranin jangan klik gambar.....


Ngahahahahahaha :P















5. The Unknown Story
Mungkin dari 4 cerita diatas, masih ada segelintir orang non timnas al-azhar yang pernah denger cerita itu baik diceritain ataupun nguping.. Tapi buat cerita yang satu ini, gua yakin 100% cuma pemain timnas al-azhar U14 doang yang tau secara detail kejadiannya.. Merupakan salah satu kenangan terdongo yang pernah gua alamin selama 2 tahun membela timnas al-azhar di JSFA 2010-2011.. Kisah yang satu ini ber-TKP di Sekolah Tiara Bangsa.. Saat itu para pemain timnas al-azhar berjalan dengan kepala tertunduk karena hanya bisa bermain imbang melawan GJIS. Kita berjalan menuju ruang ganti pemain dan berniat buat mandi disana. Karena waktu itu salah satu Official timnas al-azhar yang bernama Faisal ada bawa kamera, jadi kita iseng iseng foto foto lah disana buat menghibur diri dan sejenak melupakan "kekalahan" yang baru saja kita alami bersama-sama. Ketika itu salah satu bek U14, Supri (lagi) udah masuk ke ruang mandi buat siap siap mandi iyelah-_- Dan timbul lah ide jail yang lumayan nyeleneh di kepala para pemain timnas al-azhar. Kebetulan, ruang mandi di STB cuma ditutupi dengan tirai yang tentu saja gabisa dikunci.. Oke kalimat kalimat setelah ini agak sedikit bikin ilfeel sepertinya bahahah.. Bukan rahasia lagi bagi para pemain timnas al-azhar bahwa Supri kalo mandi di JSFA gapernah make yang namanya kolor.. Yah melihat keadaan dan kondisi tersebut..... Ahsudahlah kalian karang sendiri saja ceritanya~ Gua gamau blog gua jadi mengandung unsur BB17.. Kalian ngerti lah pasti apa kelanjutan ceritanya bahahahah ;D Dan kejadian tadi sempat di abadikan di kamera milik Faisal, dan mungkin masih tersimpan disana sampai detik ini saat saya menulis postingan ini... Yak Berhubung udah mau lebaran, saya mewakili seluruh orang orang iseng di timnas al-azhar U14 hanya ingin mengucapkan: Maafkan kami, Supri~ BUAKAKAKAKAKAKAKAKAK :D

Yak itu dia 5 cerita dari beribu ribu cerita lain yang ga kalah nyeleneh tentang sisi lain dari JSFA 2011 yang mungkin bakal menjadi salah satu kenangan terindah gua selama bersekolah di AAIS8. Sepertinya sudah cukup kangen kangenan gua sama JSFA. Terimakasih buat orang orang yang membuat 4 bulan gua di JSFA 2011 terasa super menarik untuk dikenang. Terimakasih buat kalian semua yang udah membuat Total Pageviews rizkyalfi20.blogspot.com melewati angka 2000 viewers.. Gile gile. Dan terimakasih juga buat semua orang di seluruh dunia yang bernama Supri yang namanya gua jadiin nama samaran di postingan kali ini. Satu kata kata terakhir: Masa lalu adalah sejarah.. Hanya untuk dikenang, dan ditertawakan bersama-sama ;)



"Jika tua nanti kita telah hidup masing masing, ingatlah hari ini" 
- Ingatlah Hari ini (Project Pop) -

Tuesday, June 14, 2011

"Letters to The Legend"



"Buktikan tanpa saya kamu bisa........"

Kata kata diatas masih terbayang sampai saat ini dalam pikiran gua. Kata kata dari seorang yang bisa disebut legenda buat semua anak Al-Azhar KP yang mengenalnya. Orang yang selama ini selalu mendampingi gua dalam setiap pertandingan timnas al-azhar. Orang pertama yang memberi selamat saat kita menang. Sekaligus orang pertama yang terus menyemangati ketika kekalahan mendatangi. Orang yang selalu bikin kita ketawa ngedenger celetukannya yang suka ga di filter dulu. Gua masih inget waktu lomba di Alpus, pas itu kita bakal ngelawan Alpus yang bertindak sebagai tuan rumah. Ngeliat supporter mereka bawa bendera gede, kita nanya ke Pa Begi "Itu bendera buat apaan pak ?" Dan dengan santainya dia bilang "Buat ngelap air mata kalo kalah" Dan sayangnya, ketika gua ngeliat hasil akhirnya.... 5-1 untuk Alpus......... (-_-")>

Pertama kali gua mendengar kabar kalo orang ini bakal meninggalkan kita semua adalah dari Naufal. Malem malem dia bilang "Fi doain ya supaya pa begi ga pindah" Jujur gua kaget. Gua shock. Disaat kita memiliki kesempatan yang sangat besar buat menjadi yang terbaik di tahun depan, salah satu orang yang paling berharga di dalam timnas al-azhar justru harus meninggalkan kita. Gua masih inget Naufal bilang gini malem itu, "Kalo bisa gua peluk, gua peluk dah tadi. Orang dengan skill kaya gua bisa diikutin coca cola cuma garagara sering latian, cuma dia" Pas dia bilang gitu, gaterasa air mata gua mulai membasahi kelopak mata gua sendiri. Jujur tersentuh gua denger kata katanya Naufal tadi. Sedikit berlebihan mungkin, tapi itu yang gua rasain pada saat itu.

Dan beberapa waktu yang lalu, timnas al-azhar mendapat kesempatan untuk melakukan sparing melawan timnas al-azhar senior yang bisa dikatakan sebagai angkatan terbaik yang dimiliki Al-Azhar KP selama ini. Kita dapet kesempatan buat ngelawan angkatannya Dhanan dkk. Pada pertandingan itu, lumayanlah kita bisa menahan imbang mereka dengan skor kalo gasalah 5-5. Walaupun hanya Friendly Match, atau mungkin sekaligus menjadi Testimonial Match, kita cukup bangga dengan skor itu. Dan di akhir pertandingan, ada sedikit percakapan antara Pa Begi dan kk kk angkatan Dhanan yang lumayan menyentuh. Sebuah percakapan yang cukup membuat gua sedih, sekaligus termotivasi mendengarnya. Begini kira kira:


PB: "Tahun depan, mereka punya peluang buat melewati prestasi yang udah kalian buat"
AD: "Sayangnya pindah"
PB: "Ya..... Sebenarnya saya sangat berat buat meninggalkan mereka... Saya harap, kalian (gua dkk.) bisa tetap latihan rutin dan jika bertemu saya nanti, kalian tetap menjadi sebuah tim yang hebat"

Oke pak... Saya janji, siapapun penggantinya nanti, kita bakal mencoba buat tetep menjadi timnas al-azhar yang batu seperti kata bapak dulu, walaupun tanpa kehadiran Pa Begi disamping kita. Kita bakal buktikan ke Pa Begi kalo KITA BISA WALAUPUN TANPA PA BEGI. Tapi kita gabakal lupa. Karena bagaimanapun juga, selama 2 tahun ini, Pa Begi merupakan sosok pelatih, guru, sekaligus kakak bagi kita semua khususnya para pemain timnas al-azhar. Pa Begi bakal tetep ada di hati KAMI, dan bakal tetep menjadi bagian dalam perjalanan hidup KAMI. Selamat menjalani pekerjaan dan suasana baru di Alpus sana....... makanyeee jangan ngatain bendera orang kualat kan wakakakka And for the last time......


Thanks for this unforgottable 2 years, 
MR. BAGIO WIROTO!!! :')



Sunday, May 1, 2011

"End of The Season"



FT Al-Azhar Islamic School 2-1 Jakarta International School


Akhirnyaaaaaaaaa Double Winner!!!!
 Alhamdulillah yaAllaaaah hahaha! Okeoke postingan gua kali ini bakal ngebahas pertandingan Final Greenfields Cup 2011 dan GalaNight JSFA 2011.


Bahas pertandingan dulu aja kali ye. Satu kata buat pertandingan tadi, Gokil!!! Gila JIS udah banyak berubah semenjak terakhir timnas al-azhar mengalahkan JIS dengan skor 3-0. Sebenernya kita timnas al-azhar udah tau kalo mereka pasti udah banyak latihan dan belajar sejak kekalahan tersebut. Tapi masalahnya, kita gaada waktu buat latihan lagi dan cuma dapet sekali latihan doang buat persiapan lawan JIS. Dan hasilnya... kita sempet keteteran di awal awal pertandingan garagara udah lama ga latihan. Tapi untungnya keberuntungan masih ada di pihak timnas al-azhar. Beberapa kali peluang JIS di depan gawang timnas al-azhar tidak berbuah menjadi gol. Tetapi timnas al-azhar bukan tanpa peluang. Kita punya peluang emas yang bikin anak anak JIS nahan kentut garagaranya. Yak tendangan Andi di dalam kotak penalti membentur tiang gawang JIS, tetapi sayangnya usaha Andi belum berbuah gol. Dan babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Babak kedua pun dimulai. Sebelumnya Pa Begi melakukan sedikit perubahan. Formasi awal 4-5-1 diubah menjadi 4-4-2. Dan hasilnya timnas al-azhar mulai mendapatkan sentuhannya kembali. Dan tidak beberapa lama kemudian, wasit meniup peluit dan menunjuk titik penalti yang menandakan tendangan penalti bagi timnas al-azhar. Suasana menegang..... Irfan Adhi ditunjuk menjadi penendang penalti saat itu kelihatan sedikit ragu ragu. Lutut gua melemas garagara tegang (-_-")>. Dan untungnya Irfan Adhi berhasil mengecoh kiper JIS dan mencetak gol pertama bagi timnas al-azhar. YEAY!!!! Kedudukan berubah 1-0 untuk timnas al-azhar!!!

Sedikit berada diatas angin. Suasana menjadi lebih tenang saat itu. Dan tak lama kemudian timnas al-azhar kembali menunjukkan kelasnya. Jaka berhasil mencetak gol kedua melalui sundulan, diawali dengan free kick melengkung yang dilakukan Irfan Adhi. Skor menjadi 2-0 untuk timnas al-azhar!!!

Para pemain timnas al-azhar semakin percaya diri. Tetapi semua itu tidak bertahan lama. Pemain JIS yang bernama Sidhu mencetak gol dari sebelah kanan kotak penalti timnas al-azhar. Gol itu sekaligus memupuskan harapan kiper kita Rama untuk membukukan cleansheet semusimnya haha. Gol tersebut membangkitkan mental para pemain JIS yang sempat down, tetapi sialnya membuat suasana semakin tegang para pemain dan seluruh official dan supporter yang hadir di lapangan. Setelah gol tersebut, pemain JIS bermain tambah agresif. Dan kesalahan yang dilakukan kiper Rama dalam menangkap bola freekick hampir memaksa penalty kick dilakukan. Beruntung tendangan yang sudah di depan gawang tersebut masih melenceng diatas gawang timnas al-azhar yang membuat kami menahan napas ngeliatnya.

Suasana makin makin makin menegang. Timnas al-azhar terus menerus ditekan. Sampai akhirnya..... Wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. YEAAAAAAAAYY!!!! Perasaan gua waktu itu lega sekaligus shock garagara terus menerus di tekan wakakaka. Seperti biasa kita menyalami seluruh pemain dan pelatih JIS sebagai tanda sportifitas. Alhamdulillah yaAllaaaaah akhirnyaaaa hahah.

Singkat cerita, kami langsung menuju locker room dan mandi disana. Masih sama seperti biasa, gua tetep lupa yang mana air panas yang mana air dingin (-_-")> wakakakaka. Selesai mandi, kita dikasih kaya kupon gitu yang bernilai 50.000 buat makan. Langsung deh kita nyosor ke tempat apalah itu namanya gua gangerti. Tempat makan gitu dueh, gua mesen nasi goreng (jauh jauh ke BIS makannya nasi goreng lagi.... nasi goreng lagi....-_-) Gua mesen nasi goreng ada alesannya juga kali. Disitu semuanya harganya 30.000. Daripada 30.000 gua cuma beli hotdog, mending nasgor dah lebih kenyang huehehehe :D Tapi yang gua rasain abis itu tuh cuma..... nasi putih make telor make kerupuk tok.... Gaada rasanya (-_-")> Biarin lah sekali kali ngerasain nasgornya bule huahahahaha :D

Selesai makan langsung cao ke BIS World Theatre. Kalo di Alajar mah kaya aula gitu deh, cuma ini lebih ngeri, kaya di bioskop gitu laaaah cuma layarnya diganti jadi panggung *sambil ngayal kapan Alajar bisa kaya gini :D*  Ini udah kedua kalinya gua masuk tempat ini, jadi yaaa ga norak kaya si Togar laaah hahaha ^^v
Gua gamungkin nyeritain satu satu rentetan acara pas GalaNight kan, tapi yang jelas GalaNight 2011.... Awesome parahhhh huahahahaha. Walaupun ga semeriah taun lalu, taun ini kita disuguhin freestyler Indonesia, salah satunya Ipank wakakaka. Dan yang kerennya adalah pemenang World Freestyle Championship yaitu........ Gua lupa namanya -_____________-" Freestyle-nya jago banget sumpeeeedah salut salut (Y)

Selesai GalaNight, biasaaaaa Alajar ga langsung balik. Poto poto dulu di BIS buat kenang kenangan hahahha. Udah puas foto baru deh balik. Abis ini lumayan mengharukan nih haha. Gua balik bareng Adhi, Cahyo, Togar, Andi, Rama naik mobilnya Rama. Di perjalanan kita sempet flashback dari awal perjalanan timnas al-azhar sampe sekarang meraih double winners yang bahkan gapernah gua pikirin sebelumnya. Dulu bikin pesimis, sekarang dapet double title. Setelah di flashback, ternyata dulu kita masih parah mainnya hahaha. Ya Togar lah ngoper masih ganyampe, ya Jaka lah bunuh diri, ya gua lah mental pas ngebodi pemain GJIS (-_-")>. Tapi itulah yang namanya proses. Seorang Lionel Messi juga pasti pernah ngalamin passing kemana mana. Yang gua rasain saat itu adalah "Gua masih pengen main bareng U14 lagi, kenapa semua berlalu begitu cepat....." Gua yakin kalo lo semua ikut berpartisipasi dalam setiap pertandingan timnas al-azhar U14 pasti bakal ngerasain hal yang sama kok sob :'D

Terakhir, gua pengen berterimakasih sebesar besarnya buat pemain ke 12, baik yang dateng ke lapangan ataupun yang selalu mendoakan dari jauh sampe kita berhasil mengangkat 2 trophy untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Al-Azhar, thanks coy!! Terimakasih juga buat seluruh pemain dan official team AAISU14. 4 bulan melewati hari sabtu bersama sebuah tim solid dan fantastis ini bikin gua pengen ngulangin semuanya dari awal lagi. Pokoknya.............
Thanks for this awesome, fantastic, gokil, dongo dll. season, AAISU14!! Team Toss!!! :'))



Thursday, April 14, 2011

"The 12th Player"



Ehem.... Udah lama juga ye ga ngepost di blog (-_-")> Dan sekarang gua mau bilang kalo timnas al-azhar U14 udah mencapai Final Greenfield Cup JSFA!!! Yesssss kesempatan buat dapet double winner untuk pertama kali sepanjang sejarah semakin terbuka lebarrrrr hahaha. Di final timnas al-azhar U14 bakal ketemu Jakarta Internatioanl School U14. Di pertandingan sebelumnya lawan JIS, timnas al-azhar U14 berhasil memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup meyakinkan, 3-0... (selengkapnya baca di postingan "Finally :)") Tapi walaupun gitu, kita tetep gaboleh sombong. Semuanya masih bisa terjadi di dalam pertandingan. We have to stay focus for our next missionDouble Winner!!!

Tapi coy, alangkah serunya kalo pada pertandingan final nanti, timnas al-azhar U14 bisa bermain bersama "Pemain ke 12". Semuanya bakal terasa "lebih" jika "mereka" ada disamping kita. Apalagi kalo timnas al-azhar U14 berhasil menang dan gua golin pas gol penentu.... Beuhh gabisa tidur kali gua malemnya huahahahahaha..... (-_-")>

Mungkin buat sebagian orang, peranan "The 12th Player" ini ga terlalu ngaruh ya. Mungkin di pikiran mereka "Lagian gua gaikutan nendang nendang tuh bola kok, apa bedanya gua nonton dan engga". Ya mungkin secara nalar, gaada ngaruhnya. Tapi secara psikis, "The 12th Player" ini bisa menambah mental "the real player" yang bermain di lapangan. Makanya ituuu, yang merasa anak alajar nonton bisa kali yeeee huahahahahaha

Pertandingan final masih 2 minggu lagi, tepatnya hari Sabtu, 30 April 2011. Masih banyak waktu buat latihan lagi. Masih banyak waktu buat mempersiapkan semuanya buat pertandingan bersejarah nanti. Ohiya, buat Al-Azhar U16, Keep Fighting coy!!! Walaupun kalian belom bisa menang, kita tetep bangga sama kalian. Konsentrasi ajalah buat pertandingan Play Off lawan STB nanti. Semoga kita bisa ngangkat piala bareng tanggal 30 April nanti, amiiiiin yaAllah amiiiiiin ;)

Terakhir nih, get well really really soon for me -_- Emang paling gaenak dah kalo sinus udah kambuh~ (-_-")>



Selesai.

Tuesday, March 8, 2011

"Finally :)"

FT SMPI Al-Azhar 8/9 U14 3-0 Jakarta International School

**We are the champion, my friend..... And we'll keep the fighting, till the end......We are the champion..... We are the champion..... No time for loser, Cause we are the champion..... On the world.....**





Pertandingan terakhir timnas al-azhar di Coca Cola League berakhir dengan hasil yang sangat memuaskan. Kami berhasil mengalahkan Jakarta International School dengan skor yang sangat membanggakan, 3-0!! Dan hasil itu sekaligus memastikan timnas al-azhar untuk pertama kalinya dalam sejarah meraih gelar Coca Cola League

Gilaaaaaaa!!!! Gua seneng banget waktu denger wasit meniup peluit tanda selesainya pertandingan Al-Azhar v JIS. Spontan gua langsung teriak sekenceng-kencengnya buat meluapkan semua kegembiraan dalam diri gua. Pemain timnas al-azhar yang lain juga melakukan hal yang sama. Mereka juga meluapkan kegembiraan mereka dengan cara mereka masing masing.

Sesaat kemudian, ada suatu kejadian yang bikin gua bersimpati sama pemain JIS. Setelah pertandingan usai, pelatih mereka tiba-tiba mendatangi kami para pemain timnas al-azhar. Dan tanpa diduga, dia menyalami dan memberi selamat kepada kami semua. Begitu juga pemainnya. Pemandangan yang tidak kami lihat ketika berhasil mengalahkan BIS. Seperti kita ketahui, di post "Ini Baru AL-AZHAR!!!" gua menceritakan bagaimana tindakan para pemain BIS yang seakan tidak menerima kekalahan dengan dewasa. Sebaliknya, para pemain JIS dan pelatihnya bertindak sangat sportif. Bagi mereka, kalah menang merupakan hal yang wajar di sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa bermain sebaik mungkin dan menjunjung tinggi semangat sportifitas dalam bermain.

Titel ini juga semakin membangkitkan kepercayaan diri kami. Mengingat dulu, kita seakan sangat kesulitan untuk mendapat satu gelar pun. Jangankan juara, buat jadi runner up aja kayanya susah banget. Bahkan kami sempat merusak rekor timnas al-azhar sebelumnya yang belum pernah sekalipun kalah dengan Marsud. Tetapi sekarang, kami telah banyak belajar. Sehingga kita yang sebelumnya merusak sejarah, berbalik menjadi mencetak sejarah baru :)

Tetapi walaupun kami sudah mencetak sejarah baru buat timnas al-azhar, kita tetap tidak boleh sombong. Jangan terlalu cepat puas. Masih banyak gelar yang bisa kita raih di kemudian hari. Dan yang terdekat adalah Greenfield Cup. Mudah-mudahan kami bisa meraih juara di kejuaraan itu dan mengawinkan gelar Coca Cola League & Greenfield Cup untuk pertama kali sepanjang sejarah..... Amin

Terakhir, gua dan seluruh pemain dan pelatih timnas al-azhar mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya buat semua yang udah mendukung kami, sehingga kami bisa menjadi juara di Coca Cola League dan memecahkan rekor timnas al-azhar sebelumnya. Semoga tim U16 bisa menyusul secepatnya..... Amin :)

Ohiya satu lagi, SELAMAT BUAT #SALZEIGHT YANG BERHASIL MENDAPAT JUARA 2 DI KOMPETISI SAMAN DI AL-AZHAR BSD!!!! CONGRATULATION GUYS!!!! :D

Sunday, February 20, 2011

"The True Winner"


Sore tadi, gua bersama 11 pemain terpilih dari timnas alazhar berangkat ke BSD dari BIS. Kebetulan sebelumnya kita juga abis main di BIS melawan Macan Banten yang alhamdulillah berhasil kita menangkan dengan skor yang cukup telak, 8-1. Dengan begitu tinggal selangkah lagi bagi kita untuk jadi pemenang dalam Coca-Cola League. Semua akan ditentukan pada tanggal 5 Maret nanti, ketika kami bertemu Jakarta International School (JIS). Tidak ada kata lain selain menang, karena jika kalah atau seri, kita cuma berharap kepada tim lain buat menjegal BIS atau JIS.

Sampai di BSD, kita nunggu dulu sekitar 90 menit. Karena ternyata kita baru main jam 15.20, sedangkan kita udah nyampe disana jam 14.00. Ya gapapalah, gua anggep ini salah satu jalan kita buat juara. Kan juara sejati lahir dari kerja keras, pengorbanan, dan sedikit keberuntungan. Dan gua anggep nunggu 90 menit adalah suatu pengorbanan hahaha :D

Saat gua ngeliat lawannya. Pikiran gua bilang "Yakin nih anak smp ? Kok kaya kuli bangunan depan rumah gua yak badannya-_-" Dan ternyata benar. Nyokapnya Maramba kenal salah satu dari pemain mereka yang ternyata sudah kelas 2 SMA.... Tapi apapun itu, gua gapernah takut menghadapi lawan siapapun. Karena kalo kita keburu takut duluan sebelum bertanding, itu berarti kita tidak lebih dari seorang pengecut. Yang terpenting adalah main sebagus mungkin, gapeduli siapapun lawannya.

Singkatnya, pertandingan pun dimulai. Sebenernya aura 'kekerasan' dari tim lawan sudah tercium sejak awal pertandingan. Baru beberapa detik setelah kick off, gua udah ditindih sama dua orang pemain lawan dengan brutalnya. Dan tak lama kemudian, mereka berhasil menceploskan 2 gol ke gawang kami. Jujur, gua dan semua pemain timnas alazhar sudah mulai pesimis saat itu. Tapi kami yakin, masih banyak waktu buat mengejar ketertinggalan. Dan untungnya, satu gol bagas membuat mental kami yang sempat down tadi pulih kembali. Dan akhirnya kami mengakhiri babak pertama dengan skor 2-2.

And the second half has begun....

Sebelumnya saat half time, kami diberi suntikan motivasi dari Pa Begi. Intinya, dia bilang gini "Ayo nak! 15 menit itu waktu yang lama, kalian bisa, saya yakin kalian bisa!" Percaya atau tidak, kata-kata tadi membuat semangat gua terbakar. Kata-kata itu membuka mata gua bahwa masih banyak waktu buat ngalahin tim ini. Dan babak kedua berjalan seperti tanpa beban, tetapi tetap berjalan sangat keras-_-Tetapi untungnya, kita berhasil mencetak 3 gol di babak kedua. Sedangkan mereka cuma mencetak 1 gol.


Dan akhirnya peluit panjang ditiup. Pertandingan berakhir dengan skor 6-3 untuk kemenangan timnas al-azhar!!!! Emosi gua meluap luap pada saat itu hahahahaa. Seperti biasa kita bersalaman sebagai tanda sportifitas. Walaupun mereka sudah bertindak tidak sportif dengan menggunakan pemain cabutan, kita tetep harus sportif. Ini dia yang mau gua garis bawahi. Dimana juara sejati lahir dari tim yang bermain sportif. Ini yang harus dibenahi dari negara Indonesia. Kalo dari kecil aja udah dididik buat bertindak tidak sportif, gimana nanti gedenya ??? Pantes aja Indonesia gapernah juara kalo gini caranya.... Kemenangan adalah yang kedua. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi Sportifitas dan bermain Fair Play. Sehingga dengan begitu, kita bisa lebih dihormati walaupun kalah. Karena sekali lagi, pemenang sejati lahir dari tim yang bermain sportif!!!


Quote:

"The real winner is the one who played fair" - Balqis Reigita Utami

Sunday, February 13, 2011

"Ini Baru AL-AZHAR!!!"

Detik detik sebelum terjadinya gol penentu kemenangan timnas alazhar melawan BIS.......






THAT'S IT!!!! GOOOOOOOOOAAAAAAAAAAAAALLLLLLLL FOR ALAZHAR!!!!!


Dan tidak lama kemudian wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan yang sangat menegangkan antara SMPIAA U14 vs BIS RED U14 yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan timnas alazhar.....

Gilaa!!! Nih otak masih rada gapercaya timnas al-azhar bisa ngalahin BIS. Karena sebenernya dari awal kita udah ditekan terus. Bahkan kalo bukan garagara kecepatan reflek dan sedikit keberuntungan dari kiper kita Rama, 3 gol masuk ke gawang kita ada kali ya. Tapi ya itulah sepak bola, selalu menyimpan misteri yang suatu saat bisa bikin kita semua nganga ngeliatnya :D

Di postingan gue kali ini, gua pengen ngebahas tentang pertandingan tadi. Dan akhirnya pada pertandingan tadi Pa Begi sadar kalo gua bakal jauh lebih berguna kalo dipasang di tengah ha ha ha :D Oke serius. Yak di pertandingan tadi tuh gua ngerasa para pemain timnas al-azhar bener bener menunjukkan skill terbaiknya. Walaupun menurut gua Bagas mainnya lagi sedikit 'aneh' tadi. Tapi overall, permainan kita tadi jauh jauh lebih bagus dari waktu lawan GJIS. Gua juga mulai ngeliat perkembangan yang udah lumayan meningkat dari Andi. Dia udah mulai bisa adaptasi dengan sepak bola. Kontrolnya udah sangat meningkat. Kepercayaan dirinya buat keping bola juga udah mulai tumbuh. Tapi sayangnya, tendangannya masih sangat lemah. Tapi gapapa, seiring dengan berjalannya waktu gua yakin lu bisa belajar sedikit demi sedikit sampai lu bener bener jadi pemain yang bagus nantinya.

Sekarang kita lihat permainan dari BIS. Yaaaaa sebenarnya mereka adalah tim yang sangat kuat. Terlebih kaptennya Sean Thomas Cullen. Menurut gua dia adalah salah satu pemain paling konsisten di BIS. Walaupun skillnya tenggelam seiring kuatnya bek bek kita dalam menghalau speed dan strength yang dia miliki. Seperti biasa, masih ada aja sesuatu yang bisa bikin gua kesel, sekaligus ketawa pada pertandingan ini. Pemain  mereka yang bernama Kim kalau ga salah yang bikin gua begini. Menurut gua, dia masih harus belajar banyak tentang apa itu sportifitas. Begini ceritanya....

Saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, kami para pemain timnas al-azhar meluapkan kegembiraan yang tidak lagi tertahan. Setelah puas teriak teriak, seperti biasa, kita mendatangi para pemain BIS dengan maksud memberi semangat setelah mereka kalah. Semuanya baik-baik saja sampai salah satu pemain kami menyalami pemain BIS yang bernama Kim itu yang kata katanya sedikit menarik perhatian kami. Pemain kami hanya bilang, "thanks, that's a good game" tapi dengan kasarnya dia menjawab "YOU SAY THANKS ? FVCKIN NO!" Awalnya, emosi kami sedikit terpancing setelah mendengar kata kata pemain tadi. Tapi setelah itu, kami cuma bisa ketawa mengingatnya hahahaha. Mungkin anggapan kita selama ini kalo bule itu lebih dewasa dari kita salah ha ha haa....

Oke kayanya cukup postingan gua hari ini. Capek boy ngetik mulu hahaha. Harapan gua kedepan adalah timnas al-azhar bisa memenangkan semua pertandingan sisa dan mengawinkan 2 gelar liga coca cola dan greenfield cup, amiiiin!!!

Quote:

Football is an unpredictable thing. Some result will make you shock. But that's the thing that make it passionate, the mistery in it" - Bambang Pamungkas

Sunday, January 16, 2011

"Spirit 22 Cup at Al-Azhar Sentra Primer"

Perdelapan Final: Al-Azhar KP B 4-0 Al-Azhar Rawamangun
Perempat Final   : Al-Azhar KP B 8-2 SMPN 199 A
Semifinal             : Al-azhar KP B 6-2 SMPN 27
Final                    : Al-Azhar KP B 8-3 Al-Azhar Kembangan


YEEEEEESSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!
Akhirnyaaaaaaaa setelah 2 tahun tanpa gelar, KAMI JUARA!!!!!

Ini turnamen pertama gua tanpa Irfan Adhi, captain timnas al-azhar. Sumpahhhh gua masih ganyangka skor akhir final bisa segede itu. Karena menurut gua Al-Azhar Kembangan mainnya udah luar biasa keren. Apalagi pemain mereka yang nomer 7 kalo gasalah namanya Farrel. Sumpah dia mainnya bagus banget. Gua aja sampe kesulitan ngejagainnya. Tapi alhamdulillah kami masih diberikan keberuntungan karena banyak peluang emas mereka yang bisa kami gagalkan dan mereka sia-siakan.

Terakhir, gua pengen bilang terimakasih sebesar-besarnya buat semua dukungan yang udah kalian berikan selama ini. Terimakasih juga buat Pa Yayat (technical coach) dan Pa Begi (manager) yang udah ngasih kami pengarahan sehingga bisa menjadi yang terbaik di turnamen kali ini.

Semoga ini menjadi awal yang baik buat angkatan saya agar kedepannya bisa terus mendapat juara, aaaaamin :)

Thursday, January 6, 2011

"Road to JSFL 2011: Coca Cola League & Greenfield Cup"

Hari ini, pertama kalinya timnas al-azhar  menjalani latihan untuk menghadapi salah satu kompetisi yang menurut gua paling menantang dari semua kompetisi yang ada selama gua make seragam timnas al-azhar. Gila gua gasabar banget nunggunya. tahun lalu gua juga udah ikut turnamen satu tahunan itu. Tapi sayangnya gua cuma dapet peringkat 2 di Coca Cola League dan semifinalis Greenfield Cup saat itu. Makanya tahun ini gua berharap banget biar timnas al-azhar berhasil mendapat 2 gelar juar itu sekaligus.

Harapan gua diatas bukan gaada alesan. karena menurut gua materi yang dimiliki timnas al-azhar Tahun ini lebih merata di semua lini. Apalagi udah keluarnya pemain pemain junci dari tim lain yang tahun lalu bikin kita kerepotan. Dengan begitu kesempatan buat dapet 2 gelar juara itu lebih terbuka.

Pertandingan pertama timnas al-azhar bakal ngelawan tim yang baru pertama kali masuk JSFL, ISCI Situ Boys. Pertandingan pertama pasti bakal jadi berat bagi siapapun timnya. Karena setiap pemain mereka harus bisa adaptasi dulu dengan lapangan, bola, permainan dan semuanya. Kalo diliat dari foto timnya ini sih kayanya ini tim lumayan bagus ya. Tapi katanya nih, pemain ISCI Situ Boys itu jebolan SSI Arsenal. Waduh pertama gua denger kaya gitu rada deg degan juga sih ya secara SSI Arsenal gitu salah satu akademi sepak bola yang paling bagus di indonesia. Tapi gua mikir masa belom main udah takut duluan, kan ga bener kalo gitu. Makanya gua sama seluruh tim gaboleh takut, bodo amat mau anak ssi kek, as-iop kek, apakek yang penting kita harus keluarin seluruh skill dan tenaga yang kita punya biar timnas al-azhar bisa menang siapapun lawannya......



SO GIVE ME THE BALL, AND I'LL DO MY BEST FOR MY TIMNAS AL-AZHAR!! :))